
Sebelumnya aku ulas tentang tips hemat murah meriah disini dari dimana aku bisa dapetin tiket murah sampai penginapan dan makanan minuman murah di Singapura. Kali ini yang aku bahas adalah tips untuk kalian yang baru pertama kali ke Singapura, sendirian, tanpa travel agent, dan anti nyasar. Hahahahaha ini tips berdasarkan pengalaman dari aku sendiri ketika pertama kalinya mengunjungi negara tersebut.
1. Tiket Pulang-Pergi (return)

Wajib yang namanya punya return ticket karena pada saat kita check in, kita harus menunjukkan tiket kepulangan kita kepada petugas check in. Dan mereka juga biasanya akan menanyakannya. Begitupun ketika di immigration check Indonesia maupun Singapura juga akan menanyakan tiket kepulangan kita. Tujuannya adalah mereka takut bahwa kedatangan kita ke Singapura untuk mencari pekerjaan secara ilegal.
2. Bea Cukai / Baggage check di Indonesia

Jangan bawa apapun yang berbau liquid dalam kemasan besar misalnya parfum, make up kit, botol minum, dll. Pengalaman aku bawa facewash ukuran 250 ml dan masuk ke tong sampah gitu aja karena not allowed for cabin baggage dan tiket yang aku beli promo rata-rata tanpa bagasi kargo. Jadi harus terima untuk dibuang atau disita (tanpa dikembalikan).
Saran aku untuk kalian yang gak punya bagasi cargo adalah belilah make up kit travel size for flight dalam wadah transparan, yang biasanya isinya hanya untuk beberapa ml saja, dan pindahkan semua make up kalian ke wadah travel size tersebut.
Pict source : here
Rokok yang akan kalian bawa diijinkan untuk masuk Singapura, hanya saja sebatas 2 sampai 3 pack saja. Bukan beberapa slot, karena petugas bea cukai akan menyitanya atau kalian harus membayar tax sesuai yang Indonesia atau Singapura tentukan berapa besarannya. Kalian akan dikira buka lapak di Singapura 😀
3. Tissue basah untuk toilet di Singapura

Bagi toilet user seperti aku yang biasa memakai air untuk (maaf) cebok, tissue basah sangat membantu sekali. Selain tissue yang sudah dalam keadaan basah, juga wangi, menurut aku praktis ketimbang tissue kering. Percaya deh, di penjuru Singapura rata-rata tidak ada yang namanya jetwash di closetnya 😢, yang ada hanya tissue kering dan aku sendiri gak bisa membayangkan yang namanya setelah BAB hanya diusap pakai tissue. Kalau si ceking sih waktu itu kemana mana bawa botol kosong yang di refil di wastafel terus difungsikan buat cebok. Hahahahahaha trust me, itu ribet !!!

4. Isi kartu kedatangan (embarkation card)

Bagi yang pernah ke Malaysia mungkin di bagian imigrasi tidak seribet ketika memasuki Singapura dimana harus mengisi embarkation card selengkap-lengkapnya. Kalo gak lengkap ya balik ke stand pengisian terus di isi lagi sampe lengkap. Gak usah takut salah ngisi karena di dinding sudah ada panduannya. Ada juga panduan yang pakai bahasa indonesia kok.
Letak stand pengisiannya ada di sebelah kanan sebelum memasuki immigration counter. Setahu aku di terminal 1 2 dan 3 sama saja untuk letak stand pengisian embarkation card.
Aku lupa foto posisi letak stand pengisiannya. Yang jelas ada di sebelah kanan sebelum ngantri di imigrasi konternya
Ketika on flight, para flight attendant juga akan membagikan embarkation card sesaat sebelum landing. Tergantung bisa kalian ambil atau tidak, karena bagi kalian yang pertama kali ke Singapura jelas akan bingung cara mengisinya. Jadi saran aku adalah ambil dan isilah di stand pengisian karena disitu sangat lengkap petunjuknya.
Untuk yang ingin tahu detail pengisian embarkation card, coba ikuti penjabaran yang aku buat di bawah ini.
#1 Isi nama kalian sesuai passport. Jangan disingkat !!
#2 Isi nomer passport. Awas kebolak balik ya guys nomernya.
#3 Untuk City adalah asal penerbangan kalian. Aku terbang dari Surabaya jadi aku isi SURABAYA
#4 Country ya negara asal. INDONESIA (ya iyalah)
#5 Flight number & nama maskapai sesuaikan dengan tiket. Pastikan jangan sampe tiketmu hilang atau lecek ya. Pengalaman aku naik air asia karena tiket print nya macem struk supermarket, ya otomatis tulisannya mudah hilang.
#6 Addres in Singapore adalah tempat tinggal sementara. Ini wajib banget di isi karena mereka memastikan bahwa kalian tidak akan menggembel di negara mereka. Fyi, aku ngawur kok isi alamatnya. Tinggal cari aja hotel-hotel di Traveloka terus contek alamat yang tertera. Hehehehe beres. Mereka gak akan ngecek sampe segitunya.
#7 Country Of Birth yaitu negara tempat kamu lahir. Sesuaikan yang ada di passport.
#8 Date Of Birth / DOB yaaa tau sendirilah
#9 Last City before Singapore adalah Kota yang kamu singgahi sebelum memasuki Singapura.
#10 Next City after Singapore sesuaikan dengan tujuan kamu selanjutnya setelah keluar dari Singapura. Misalnya ke Malaysia, Thailand, atau kembali lagi ke Surabaya. Karena aku setelah dari Singapura kembali lagi ke Surabaya, ya aku tulis SURABAYA
That's all, tinggal kalian tandatangani. Lagi-lagi sesuaikan dengan passport karena petugas akan men-scan pasportmu dan muncullah tanda tangan yang kalian input ketika pembuatan paspor.
Dibutuhkan juga scan jempol ketika di konter imigrasi. Dan proses ini agak lama banget karena bagi penderita telapak tangan yang suka keringetan tanpa sebab kayak aku, asli ini menyulitkan !!!
5. Melewati Immigration counter

Untuk orang Indonesia yang hendak ke Singapura untuk berlibur tidak dikenakan visa alias gratis (untuk 30 hari) asal siapkan tiket kepulanganmu. Yang dikenakan visa adalah bagi kalian yang berencana bekerja (stay lama) atau study. Jadi kalian tinggal ambil antrian ke foreigner dan ikuti rules meraka yaitu no handphone, no camera, no food, dan antri satu persatu hingga saatnya dipanggil. Kecuali kalau kalian yang ingin kena semprot petugas imigrasi yang galaknya pakai banget (ini gak bohong guys 👅)
*Singapura termasuk negara yang menjunjung tinggi yang namanya kedisiplinan ketika antri. Jadi kalian jangan asal coba-coba masin serobot.
Ps : Kalau petugasnya nanya, jawab saja seadanya. Biasanya hanya seputar apa yang dilakukan di Singapura atau bersama siapa kalian kesini. Untuk kalian yang agak susah berbahasa inggris, jawab dengan bahasa Indonesia. Mereka akan paham bahasa kamu dan maklum karena rata-rata petugas imigrasi tersebut orang Melayu.
6. Ambil bagasi dan melewati bea cukai Singapura

Setelah melewati immgration counter check, kalian akan menemui conveyor baggage. Bagi kalian yang mempunyai bagasi tunggu hingga conveyor baggage berjalan membawa bagasi kalian. Biasanya agak lama karena mereka akan menyalakan conveyor setelah para penumpang melewati imigrasi. Jadi kalian tidak bisa berlama-lama berputar-putar di dalam bandara karena bisa-bisa bagasi kalian akan berada di konter lost & found.
Namun jika tidak ada bagasi (biasanya pesawat low cost carrier tidak termasuk bagasi) kalian bisa langsung keluar dan melewati bea cukai. Asal pasang muka tenang, mereka tidak akan mencurigai bawaan kalian. Kecuali jika kalian membawa koper berukuran besar, mereka akan menggeledah. Apalagi bea cukai daerah asia tenggara sedang memasuki red line alias waspada dikarenakan banyak imigran yang suka menyelundupkan narkoba dan barang-barang lainnya.
7. Cari peta wisata dan peta transportasi umum

Warning : Ini penting banget karena kalian tidak akan paham tanpa 2 maps tersebut !!
Setibanya di Changi Airport Terminal 1,2 maupun 3, kalian akan banyak sekali menemukan booklet / brosur dan sejenisnya di rak-rak dekat immigration gate atau di sisi manapun. Aku rasa gak sulit untuk menemukannya. Atau kalian bisa menemukannya di bagian informasi. Dan jangan asal ambil brosur karena mereka menyediakan banyak sekali brosur dengan ragam bahasa.
Setau aku Bahasa Indonesia ada, tetapi lebih banyak bahasa chinesse cantonese dan inggris. Cari aman sih ambil yang in English aja.
Di brosur tersebut juga ada City Maps dan MRT Maps yang kalian pasti butuhkan selama di Singapura. Selain itu, pentingnya ambil brosur adalah banyak sekali tempat wisata yang seru-seru yang di mark pada City Maps. Jadi kalian bisa merencanakan destinasi yang akan kalian ambil. Pun kalian bisa memperhitungkan jarak antara hotel, MRT station, dan tempat yang akan dikunjungi nantinya. I think it was helpful waktu aku pertama kali ke Singapura. Terkadang banyak voucher discount pada brosur yang kalian ambil.
Untuk kalian yang malas ambil city maps karena jika di jembreng brosurnya bakalan sebesar sajadah sholat, persiapkan destinasi yang akan kalian kunjungi di rumah atau sebelum berangkat.
Di zaman modern seperti sekarang ada aplikasi MRT maps yang bisa di download di playstore. Dan memakainya-pun mudah. Hanya tinggal ketik stasiun mana yang kalian naiki dan stasiun mana yang menjadi tujuan.
(sumber asli artikel ini http://ayundanovi.blogspot.com)



0 Komentar