
Karena dalam menjalin kehidupan bersama, interaksi begitu penting bagi seseorang. Bentuk interaksi sosial pun antara lain hubungan antar individu dan individu lainnya, Individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.
Selain itu, sebagai mahluk sosial manusia hidup di banyak level lingkungan dan lingkungan paling dekat ialah keluarga, ada juga lingkungan sekolah, tetangga, dan lain sebagainya.
Serta dalam lingkungan sosial tersebut manusia banyak sekali ragam dengan sifat yang berbeda. Bahkan terkadang perbedaan tersebut memicu suatu permasalahan.
Dalam kehidupan bersama tentunya banyak sekali problematika yang dialami. Baik itu dalam hubungan keluarga, pertemanan, profesional dan lain sebagainya kerap terjadi masalah-masalah. Namun terkadang masalah yang terjadi sering dianggap sepele, padahal sebenarnya butuh diperhatikan.
Seorang ilustrator Indonesia, Mimi N mencoba menjelaskan beberapa masalah kehidupan melalui ilustrasi. Dalam problematika kehidupan seringkali susah dijelaskan. Mimi N tergabung dengan SUN Project.

Adapun SUN Project dibentuk oleh sebuah agensi independen dan fokus menggambarkan kehidupan kelam sehari-hari atau isu sosial. Hasil karya tersebut menggambarkan problematika yang susah dijelaskan.
Penasaran seperti apa hasil karya Mimi N? Berikut ini beberapa hasil karya Mimi N seperti dilansir dari brilio, Sabtu, 24 November 2018.
1. Gambaran dari sebuah perceraian, anak jadi korban.

2. Kompetisi sering kali berujung perkelahian.

3. Beberapa orang mencoba tetap tersenyum saat diprotes. Namun hati terdalamnya juga berontak.

4. Banyak orang yang kerap ragu dengan dirinya sendiri.

5. Pilihan untuk tetap bertahan dalam sebuah hubungan terkadang memberikan luka yang banyak.

6. Menikah hanya karena uang. Sering terjadi.

7. Gambaran buruk hierarki dalam pertemanan.

8. Meratapi orang yang meninggalkan kita hanya akan membunuh diri sendiri.

9. Hubungan percintaan penuh dengan kebohongan.

10. Sebuah pertemuan seolah baik-baik saja di dunia maya. Padahal ada yang tersakiti.

11. Percekcokan dalam rumah tangga. Lagi-lagi anak yang jadi korban.

12. Penghakiman melalui dunia maya sangat menyakitkan.



0 Komentar